Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

CEO Toshiba Kaget dengan Target Bekasi

Written By Unknown on Sabtu, 03 November 2012 | 09.37

BEKASI, KOMPAS.com - Bekasi bukan lagi kawasan penyangga ibukota yang dapat dipandang sebelah mata. Sampai saat ini, Bekasi memiliki berbagai potensi strategis.

Potensi tersebut meliputi keberadaan kawasan industri, usaha mikro, kecil, dan menengah. Bahkan, Bekasi juga memiliki potensi di bidang pertanian, kelautan, dan perikanan.

Tentunya, potensi tersebut tidak akan berkembang tanpa adanya kemauan untuk mengolah berbagai potensi sumber daya yang ada. Salah satu daya tarik untuk "membangkitkan" potensi itu adalah adanya investor.

Satu dari sekian banyak perusahaan yang memiliki pijakan di Bekasi adalah Toshiba. Perusahaan asal Jepang tersebut hari ini, Jumat (2/11/2012), baru saja membuka pabrik baru mesin cuci di Bekasi. Terakhir, Toshiba membuka pabrik televisi pada 1996 dan telah menyerap 3.000 pekerja.

"Ini dapat menjadi harapan baru bagi Bekasi sebagai penyerap tenaga kerja," kata Wakil Bupati Bekasi, H. Rohim Mintareja, di sela acara pembukaan pabrik.

Saat ini, kata Rohim, Bekasi sedang menargetkan penguatan sektor perindustrian, perdagangan, pertanian, dan pariwisata sampai pada 2017. DIa mengutarakan keinginannya agar Toshiba mampu mendukung Bekasi mewujudkan penyerapan 50.000 tenaga kerja pertahun.

Menanggapi hal ini, Presiden dan CEO Toshiba Home Appliances Corporation Toshiro Ishiwatari mengaku baru saja mendengar target dan harapan Pemda Bekasi tersebut. Karena itu, Ishiwatari tidak dapat menjanjikan jumlah tenaga kerja yang akan diserap oleh perusahaannya. Namun, ia berjanji, pihaknya akan tetap mendukung dan memberikan kontribusi bagi Bekasi, terutama lewat kegiatan corporate social responsibilty (CSR) yang tepat sasaran.


09.37 | 0 komentar | Read More

Menagih Janji Jokowi di Jalan Tol....

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen PT Jasa Marga Tbk menginginkan agar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menepati janjinya untuk menuntaskan persoalan lahan untuk ruas tol Jakarta Outer Ring Road West 2 (JORR W2) sepanjang 7,67 km pada Desember 2012, sehingga pada akhir 2013 sudah dapat dioperasikan.

Kami ingin itu tak hanya omongan Jokowi, tetapi benar-benar persoalan lahan JORR W2 yang masih mengganjal benar-benar bisa dieksekusi sebelum akhir tahun ini.

-- Abdul Hadi

"Kami ingin itu tak hanya omongan Jokowi (Joko Widodo), tetapi benar-benar persoalan lahan JORR W2 yang masih mengganjal benar-benar bisa dieksekusi sebelum akhir tahun ini," kata Direktur Pengembangan Usaha PT Jasa Marga Tbk, Abdul Hadi Hs, kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (2/11/2012).

Penegasan tersebut disampaikan terkait janji Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, bahwa dirinya menjamin pembebasan lahan untuk ruas tol JORR W2 sepanjang 7,67 km dapat dituntaskan pada Desember 2012. Dengan demikian, pada akhir 2013 jalan tol tersebut sudah dapat dioperasikan.

"Kan tinggal pembebasan tanah saja. Saya sudah tanya ke dinas PU (pekerjaan umum) Desember bisa rampung dan mereka menyatakan, mereka sanggup," katanya kepada pers usai melakukan pertemuan tertutup dengan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum sebelumnya.

Menurut Hadi, persoalan lahan yang harus dituntaskan tersebut, terutama di titik paket 3. Kedua, di Petukangan Utara dengan luas tanah sengketa 0,59 Ha antara Dinas Pertanian Provinsi DKI Jakarta dengan pemilik lahan, Ny Djumiah.

Seorang sumber di PT MLJ menyebut, persoalan dengan pemilik lahan menemui jalan buntu karena sertifikat tanah milik warga itu hilang.

"Itu harus benar-benar dapat dituntaskan dan dieksekusi," kata Hadi.

Ketiga di paket 4, Petukangan Selatan. Pada 20 Februari 2012, PT TUN telah menerbitkan putusan banding yang menguatkan putusan PT TUN dengan memenangkan gugatan warga sebanyak 130 orang seluas 2,28 Ha, termasuk juga di paket 1, Meruya Barat. Di kawasan ini, panitia pembebasan lahan masih bersengketa dengan 18 warga pemilik bidang seluas 0,72 Ha yang meminta kenaikan harga tanah cukup tinggi.

Hadi juga berharap, Jokowi benar-benar bisa turun ke lapangan lagi untuk menuntaskan persoalan lahan.

"Kalau semua turun, apalagi Jokowi, insya Allah warga akan memahami pentingnya tol JORR W2," katanya.

Ia menegaskan, ruas tol tersebut sangat strategis.

"Terbukti ketika truk pada jam tertentu dilarang masuk tol dalam kota, dampaknya signifikan. Jadi, JORR W2 sudah tak bisa ditunda lagi demi terkuranginya kemacetan tol dalam kota," katanya.

Setelah JORR W2 tuntas, maka selayaknya pemerintah juga mempercepat pembangunan tol lingkar luar berikutnya. Hal itu akan dapat membantu mengurai kemacetan Jakarta.

"Moda angkutan massal lain tentu juga layak dikembangkan," katanya.

Direktur Utama PT MLJ, Sonhadji Surahman sebelumnya juga optimistis ruas tol sepanjang 7,67 km dapat diselesaikan pada akhir 2013.

"Kami optimistis, jika 100 persen lahan dapat dibebaskan oleh pemerintah akhir tahun ini, maka akhir tahun depan JORR W2 selesai," kata Sonhadji.

Proyek itu dimulai sejak 21 Oktober 2011 dan terbagi empat paket dengan total investasi Rp2,2 triliun. Paket pertama dari Kebon Jeruk-Meruya, sedangkan paket ke dua Meruya-Joglo. Untuk paket Kebon Jeruk-Joglo ini berjarak sekitar 4 km, yang ditargetkan selesai pertengahan 2013 karena kemajuan fisiknya sudah mencapai 45 persen.

Sementara itu, kemajuan untuk paket tiga, Joglo-Ciledug, sudah mencapai 30 persen, sedangkan untuk paket empat Ciledug-Ulujami kemajuannya sudah 15 persen.

Lama ditunggu

Dengan beroperasinya JORR W2 nanti, kata Sonhadji, kemacetan jalan dalam kota Jakarta, khususnya tol dalam kota, diharapkan akan berkurang secara signifikan. Hal itu karena ruas tol tersebut akan tersambung dengan JORR W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk) di sisi utara dan JORR W2 Utara Selatan (Ulujami-Pondok Indah).

Ia menambahkan, ruas tol ini sudah lama ditunggu oleh pengguna jalan tol baik pribadi maupun pengusaha angkutan.

"Orang Bogor yang mau ke bandara, nantinya tidak perlu lewat tol dalam kota, tetapi bisa langsung dari Jagorawi ke JORR W2, terus ke bandara," katanya.

Selain itu, bus DAMRI airport dari Bekasi bisa lewat JORR lalu melewati JORR W2 dan berakhir di bandara. Begitu juga dengan arus kendaraan berat, tak perlu lagi melewati tol dalam kota.

Adapun proyek JORR W2 dikerjakan oleh empat kontraktor, yakni PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, PT Waskita Karya, dan PT Jaya Konstruksi. PT MLJ sebagai pemegang konsesi ruas itu sahamnya dimiliki 65 persen oleh PT Jasa Marga Tbk dan 35 persen oleh PT Jakarta Marga Jaya, anak usaha PT Jakarta Propertindo (BUMD DKI Jakarta).


09.37 | 0 komentar | Read More

Merawat Kerai Kayu

KOMPAS.com - Memiliki bukaan pada rumah seperti jendela seringkali bermasalah dengan engsel dan tata letaknya. Ini memang berbeda, jika kita berbicara tentang ornamen tambahan.

Filter kerai adalah salah satunya. Ada banyak kelebihan kerai kayu. Dari visualnya, kerai kayu tampak lebih simpel, murah dan sangat mudah dibersihkan. Kerai jenis ini cocok diaplikasikan hampir diseluruh jenis ruang dengan kesan modern yang menonjol.

Kerai kayu memiliki keunikan pada sistem kerja kerainya. Terdapat tali yang dapat menaik-turunkan kerai. Agar kerai naik dengan sempurna, tariklah tali ke bawah agak menyerong ke kiri. Sementara untuk mengerem, tariklah tali agak menyerong ke kanan dan lepaskan.

Selain tali yang digunakan untuk membuka dan menutup kerai terdapat juga filter. Penggeraknya adalah tuas kayu atau tali. Fungsi filter itu sendiri adalah untuk mengubah sudut bilah-bilah kerai.

Biasanya, permasalahan yang muncul terkait dengan filter adalah gerigi filter yang sudah aus dan patah. Memang, kelemahan kerai kayu terdapat pada filter dan talinya yang sangat mudah rusak. Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh kesalahan dalam pengoperasian, mulai dari membuka, menutup, menarik dan menutupnya. Padahal, fungsi filter sangat penting, yaitu untuk mengubah sudut bilah-bilah kerai agar dapat mengatur intensitas cahaya ke dalam rumah.

Nah, bagaimana kita mengetahui filter berfungsi atau tidak? Mudah saja. Saat kita menarik tali pemutar pilter dan tidak terjadi perubahan pada sudut bilah-bilah kerai, dapat dipastikan filter Anda sudah tidak berfungsi baik lagi.

Bagaimana solusinya? Anda bisa melepaskan seluruh bagian kerai kayu hingga tersisa besi pemegangnya. Lepaskan karet pengunci besi pemutar kerai. Selanjutnya, renggangkan besi rel pemutar kerai agar filter yang rusak dapat dikeluarkan.

Kemudian, masukkan filter baru ke dudukkan filter dan pasang kembali besi filter dan karet penguncinya. Pada tahap ini, hal yang perlu diperhatikan adalah saat memasang besi pilter. Anda harus memastikan sudut bilah kerai dalam posisi datar (terbuka).

Nah, jika seluruh tahapan ini selesai dilakukan, pasang kembali kerai ke temparnya berikut tuas pemutar filter. Putar tuas dan amati gerakan bilah kerai. Pastikan filter berfungsi dengan semestinya.

(Rasantika M.S, Febrina Syaifullana)


09.37 | 0 komentar | Read More

Pengembang, Hati-hati Penarikan Dana Lebih dari 80 Persen!

Written By Unknown on Jumat, 02 November 2012 | 09.37

Oleh Eddy Marek Leks

KOMPAS.com - Undang-undang Nomor 1 tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman (UU Perumahan) telah berlaku sejak 12 Januari 2011 lalu. Dalam UU itu diatur beberapa sanksi pidana yang dapat menjerat pengembang, pejabat pemerintah, ataupun pihak-pihak lain.

Salah satu ketentuan perlu diwaspadai adalah ketentuan yang diatur dalam Pasal 138 UU Perumahan, yang berbunyi sebagai berikut: "Badan hukum yang melakukan pembangunan rumah tunggal, rumah deret, dan/atau rumah susun dilarang melakukan serah terima dan/atau menarik dana lebih dari 80% (delapan puluh persen) dari pembeli sebelum memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45."

Jika pengembang melanggar Pasal 138 UU Perumahan, terdapat sanksi pidana berupa pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah).

Hal yang perlu dicermati ialah, ketentuan Pasal 138 ini tidak hanya mengatur tentang pembangunan rumah tunggal atau rumah deret, tetapi juga terhadap rumah susun. Dengan demikian, Pasal 138 UU Perumahan mencakup para pengembang rumah susun.

Jadi, persyaratan apa saja yang perlu dipenuhi sebelum serah terima dan atau penarikan dana lebih dari 80% dapat dilakukan?

Sesuai Pasal 138, persyaratan itu diatur di dalam Pasal 45 jo. 42 ayat (2) UU Perumahan. Pasal 42 ayat (2) UU Perumahan mengatur sebagai berikut: Perjanjian pendahuluan jual beli sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah memenuhi persyaratan kepastian atas: status pemilikan tanah; hal yang diperjanjikan; kepemilikan izin mendirikan bangunan induk; ketersediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum; dan keterbangunan perumahan paling sedikit 20% (dua puluh persen).

Di dalam penjelasan Pasal 42 ayat (2) diuraikan bahwa yang dimaksud dengan "hal yang diperjanjikan" adalah kondisi rumah yang dibangun dan dijual kepada konsumen, yang dipasarkan melalui media promosi, meliputi lokasi rumah, kondisi tanah/kaveling, bentuk rumah, spesifikasi bangunan, harga rumah, prasarana, sarana, dana utilitas umum perumahan, fasilitas lain, waktu serah terima rumah, serta penyelesaian sengketa.

Selain itu, yang dimaksud dengan "keterbangunan perumahan paling sedikit 20% (dua puluh persen)" adalah hal telah terbangunnya rumah paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari seluruh jumlah unit rumah serta ketersediaan prasarana, sarana, dan utilitas umum dalam suatu perumahan yang direncanakan.

Melihat Pasal 42 ayat (2), ketentuan tersebut ialah tentang perjanjian pendahuluan jual beli, yang secara umum dikenal sebagai perjanjian pengikatan jual beli atau PPJB. Dengan berlakunya UU Perumahan, pengembang baru dapat menandatangani PPJB dengan pihak pembeli, setelah memenuhi syarat-syarat sebagaimana diatur dalam Pasal 42 ayat (2).

Oleh karena itu, jika PPJB telah ditandatangani, hal itu berarti seluruh syarat-syarat telah terpenuhi, dan sebagai akibatnya, pengembang dapat menarik dana lebih dari 80% dan/atau melakukan serah terima dengan pihak pembeli.

Tentunya, dapat diketahui bahwa tujuan dari pengaturan sanksi pidana terhadap pelaksanaan Pasal 138 UU Perumahan pada prinsipnya ialah untuk melindungi pembeli, terutama pembeli yang ingin atau mampu membayar harga jual rumah yang dibelinya dengan tunai keras (pelunasan di muka). Hal ini sering dijumpai oleh pengembang-pengembang di Indonesia. Hanya bermodalkan surat pesanan atau bahkan tanpa surat pesanan, para pembeli telah berani melakukan pembayaran secara tunai keras kepada pengembang, yang secara fakta, belum ada pembangunan apapun berjalan di atas lokasi. Lebih jauh, izin mendirikan bangunan pun mungkin belum terbit atas nama pengembang.

Hal-hal seperti inilah yang diatur oleh pembuat undang-undang agar tidak terjadi lagi di kemudian hari, demi perlindungan kepada para pembeli. Namun, di sisi lain, meskipun para pengembang juga mempunyai kepentingan untuk memperoleh pembayaran tunai di muka secara tunai keras untuk kepentingan cash flow, pengembang perlu waspada untuk menerima pembayaran tersebut setelah penandatanganan PPJB dilaksanakan, yang artinya setelah memenuhi syarat-syarat sebagaimana diatur Pasal 42 ayat (2) UU Perumahan.

Tentu saja, hal ini menjadi sangat penting karena terdapat sanksi pidana bagi para pengembang yang melanggar ketentuan tersebut. Meskipun sanksi pidana memberikan alternatif hukuman, apakah pidana kurungan maksimal 1 (satu) tahun atau denda maksimal Rp 1.000.000.000 (satu miliar), tentunya bukanlah hal yang bijaksana bagi pengembang untuk mengambil risiko hukum yang tidak perlu.

(Penulis adalah pendiri dan Managing Partner Leks&Co)


09.37 | 0 komentar | Read More

Garis-garis, Motif Rendah Risiko yang Bikin Cantik

KOMPAS.com - Motif garis-garis merupakan motif "rendah" risiko. Setidaknya, hal ini adalah pandangan subyektif dari desainer interior asal Kota New York, Elaine Griffin, lewat artikelnya di Realsimple.com.

Sebenarnya, motif ini memang "menyenangkan" bagi dekorator. Pasalnya, motif ini dapat dengan mudah disandingkan dengan berbagai tipe dan peruntukkan ruangan. Di sisi lain, motif garis-garis bukan hanya "mudah", namun juga memberikan "hantaman grafis" pada ruangan manapun.

Dengan dekorasi sederhana dari corak garis-garis, ruangan akan tampak menonjol dengan segera. Bahkan, dekorator Dorothy Draper pernah mengatakan lebih dari itu.

"Semakin lebar garisnya, semakin cerdas efeknya," kata Draper. 

Nah, tahukah Anda, motif garis-garis yang dapat Anda gunakan dalam ruangan bukan hanya garis horizontal dan garis vertikal? Ada beberapa jenis garis dapat Anda bawa sebagai aksen dekorasi interior rumah Anda. Berikut ini beberapa jenis garis tersebut:

Garis chevron

Garis-garis zig-zag ini mampu memberikan efek dalam sekejap. Hanya dengan menyertakan corak ini, Anda dapat menciptakan stimulan visual dan memberikan "kedalaman" pada barang-barang Anda. Anda dapat mengintegrasikannya dengan dinding, bantal, vas, atau bahkan dengan elemen-elemen konstruksi seperti pagar.

Garis horizontal

Garis horizontal mampu "memperbesar" ruangan. Cobalah menggunakan garis-garis ini pada backsplash dapur Anda, atau bahkan kamar Anda.

Garis vertikal

Jika garis horizontal mampu menipu mata Anda dan menjadikan ruangan tempat Anda berada terasa lebih besar, garis vertikal juga mampu melakukannya. Bedanya, garis ini membuat ruangan Anda terasa lebih tinggi.

Bukan garis, namun memiliki efek hampir serupa

Beberapa corak lain memberikan efek hampir sama dengan motif garis-garis. Motif zebra dan kotak-kotak, misalnya, juga dapat memberikan efek yang dramatis pada ruangan Anda.

Trik mendekor dengan garis

Ketika Anda cukup berani untuk memutuskan akan menggunakan garis-garis dalam dekorasi rumah, sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut ini. Pertama, gunakan garis-garis berkontras tinggi untuk ruangan-ruangan yang seringkali "tidak dihiraukan" orang. Salah satu contohnya adalah jalan masuk rumah atau area di belakang pintu masuk rumah Anda.

Namun, pastikan dulu ukuran garis yang Anda tentukan serasi dengan ukuran ruangan. Artinya, semakin besar ruangan Anda, semakin besar pula lebar garis yang dapat Anda gunakan.

Anda juga dapat menggunakan motif ini pada barang-barang yang berukuran lebih kecil. Salah satu contohnya adalah menggunakan motif garis-garis untuk bantal. Anda bisa memadukannya pada beberapa desain yang tampak berbeda, namun memiliki warna senada. Cobalah memadukan garis-garis lebar, tipis, corak paisley, dan sebuah bantal tanpa corak. 

Selamat mencoba!

(Sumber: http://www.decoist.com)


09.37 | 0 komentar | Read More

PU Bangun Jalan Tol untuk Transjakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak mengatakan, nantinya Jakarta akan mirip dengan Kota Shanghai, China. Sebab, Jakarta akan segera memiliki tiga akses tol meliputi tol lingkar dalam dan lingkar luar, serta 6 ruas jalan tol dalam kota yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Salah satu yang dibahas adalah satu jalur di jalan tol tersebut nantinya akan diperuntukkan bagi bus Transjakarta.

-- Hermanto Dardak

"Jalan tol lingkar luar konstruksinya saat ini sudah ada kemajuan yang signifikan ditambah akses Tanjung Priok. Jadi, 2014 sudah rampung dengan jalan memutar di seluruh Jakarta," kata Hermanto, Kamis (1/11/2012).

Untuk jalan tol untuk bus Transjakarta ini, kata Hermanto, PU sudah membahas konstruksi enam ruas jalan tol dalam kota dengan Gubernur DKI Jakarta.

"Salah satu yang dibahas adalah satu jalur di jalan tol tersebut nantinya akan diperuntukkan bagi bus Transjakarta," ujarnya.

Sebab, lanjut Hermanto, saat ini jalur Transjakarta bercampur dengan lalu lintas lokal. Keluhan soal ini paling sering diterima karena Transjakarta dianggap tak berhasil mengatasi kemacetan.

Adapun pengerjaan jalan tol yang disebut jalan tol lingkar paling dalam Jakarta ini akan melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ia menambahkan, pembebasan lahan tidak akan terlalu banyak karena ruas tol ini mayoritas elevated atau layang. (Fahriyadi)


09.37 | 0 komentar | Read More

Nyaman dan Glamor dengan "Wallpaper" Gelap

Written By Unknown on Kamis, 01 November 2012 | 09.37

www.houzz.com

Untuk memberikan suasana benar-benar mewah pada kamar Anda, silahkan Anda memadukan penggunaan wallpaper gelap ini dengan sandaran tempat tidur berbahan beludru ukuran besar, bantal dan selimut sutra.

www.houzz.com

Anda bisa memilih penutup dinding yang warna latarnya lebih gelap dengan pola putih. Untuk mengimbangi, Anda juga bisa memasukkan perabotan bernuansa warna putih ke dalam kamar Anda.

www.houzz.com

Seringkali kita ingin lebih bergaya pada ruang makan atau ruang keluarga. Nah, mengapa tidak Anda lakukan pada kamar tidur kita

www.houzz.com

Sebagai warna paling netral dalam dunia desain, pemakaian warna abu-abu juga sangat cocok untuk upaya Anda menghadirkan nuansa gelap lewat wallpaper. Di kamar tidur, kehadiran abu-abu akan menciptakan suasana menenangkan, rilek sekaligus elegan.

KOMPAS.com - Mewarnai kamar Anda dengan cat berwarna gelap memang bisa menimbulkan efek menyeramkan. Tetapi, menggunakan wallpaper, efeknya bisa lebih menakutkan. Lalu, kenapa orang tetap ada yang melakukannya?

Tentu saja, ada! Karena, keuntungan memakai wallpaper bernuansa gelap bisa mengejutkan, yaitu lebih glamor dan elegan. Anda bisa mendapatkan hasil menakjubkan dan lebih nyaman dengan memanfaatkan wallpaper berwarna gelap ini.

Kombinasi antara warna dan tekstur atau pola yang pas bisa menghasilkan suasana sangat nyaman kendati ada kehadiran nuansa gelap dari wallpaper, baik itu pada latar ruang berupa furnitur atau aksesoris lainnya di dalam kamar. Untuk itu, tak perlu takut memainkan "imajinasi liar" Anda! 

Anda bisa menciptakan nuansa kamar tidur gelap namun tetap nyaman seperti impian Anda. Sebutlah, misalnya, untuk memberikan suasana benar-benar mewah pada kamar Anda, silahkan Anda memadukan penggunaan wallpaper gelap ini dengan sandaran tempat tidur berbahan beludru ukuran besar, bantal dan selimut sutra.

Namun, jika Anda menyukai wallpaper gelap dan tetap ingin memberi suasana kamar lebih terang, Anda bisa memilih penutup dinding yang warna latarnya lebih gelap dengan pola putih. Untuk "mengimbangi", Anda juga bisa memasukkan perabotan bernuansa warna putih ke dalam kamar Anda.

Sebagai warna paling netral dalam dunia desain, pemakaian warna abu-abu juga sangat cocok untuk upaya Anda menghadirkan nuansa gelap lewat wallpaper. Di kamar tidur, kehadiran abu-abu akan menciptakan suasana menenangkan, rilek sekaligus elegan. Ini akan membuat dinding gelap kamar Anda "menyala", dan meskipun gelap, kamar tidak akan terlihat sempit.

Memang, seringkali kita ingin lebih bergaya pada ruang makan atau ruang keluarga. Nah, mengapa tidak Anda lakukan pada kamar tidur kita?

Nuansa gelap pada dinding bisa memberikan kesan glamor dan elegan. Tekstur wallpaper benar-benar bisa menciptakan suasana mewah, namun tetap bersahaja dan alami. Nah, mengapa tidak dicoba?

(Sumber: http://www.houzz.com)


09.37 | 0 komentar | Read More

Tetap Hijau dengan Lahan Tanpa Tanah

Google

Anda bisa menempatkan puluhan jenis tanaman di dalam pot. Pot-pot tersebut tidak hanya dijajarkan di conblock, tetapi juga ditempatkan dalam rak-rak besi, ditempelkan di dinding, atau digantung.

Google

Anda juga perlu menyiapkan rak-rak besi agar penempatan pot variatif. Tak ketinggalan rangka besi untuk menempelkan dan menggantungkan pot.

Google

Tak perlu menggunakan pot-pot mahal, cukup pot plastik warna hitam atau kreasi Anda sendiri. Selain pot-pot ini harus senantiasa dibersihkan, perawatan tanaman pun harus rutin dilakukan agar tak banyak daun dan ranting menguning.

Google

Anda bisa menempatkan puluhan jenis tanaman di dalam pot. Pot-pot tersebut tidak hanya dijajarkan di conblock, tetapi juga ditempatkan dalam rak-rak besi, ditempelkan di dinding, atau digantung.

KOMPAS.com - Halaman tanpa tanah, disemen, atau memakai conblock bisa juga menjadi taman hijau. Solusinya, Anda bisa menempatkan tanaman dalam pot yang ditata dengan indah.

Memiliki halaman yang minim terpapar sinar matahari sering kali tidak cocok untuk ditanami rumput atau tanaman perdu. Salah satu alternatifnya yaitu dengan cara memplester lantai tersebut atau memakai conblock.

Namun, jangan menjadikan hal itu sebagai halangan untuk memperoleh taman indah dan penuh pepohonan hijau. Tanaman dalam pot bisa jadi salah satu solusi. Perkembangan tanaman pun mudah diatur dan lahan tetap bersih.

Anda bisa menempatkan puluhan jenis tanaman di dalam pot. Pot-pot tersebut tidak hanya dijajarkan di conblock, tetapi juga ditempatkan dalam rak-rak besi, ditempelkan di dinding, atau digantung.

Tak perlu menggunakan pot-pot mahal, cukup pot plastik warna hitam atau kreasi Anda sendiri. Selain pot-pot ini harus senantiasa dibersihkan, perawatan tanaman pun harus rutin dilakukan agar tak banyak daun dan ranting menguning.

Anda juga perlu menyiapkan rak-rak besi agar penempatan pot variatif. Tak ketinggalan rangka besi untuk menempelkan dan menggantungkan pot.


09.37 | 0 komentar | Read More

Tampil Elegan Tanpa Banyak Pengeluaran

Written By Unknown on Rabu, 31 Oktober 2012 | 09.37

KOMPAS.com - Cara mencuri perhatian dengan memajang centerpiece secara apik di tengah-tengah meja makan sebenarnya tidak sulit Anda lakukan. Anda tidak perlu membuat centerpiece tampil terlalu "wah" dan ramai.

Semakin sederhana, semakin mudah Anda membuatnya di rumah. Anda mampu berkreasi sendiri dan membuat meja makan Anda terlihat elegan, selain juga hemat kantong.

Katakan dengan bunga

Salah satu cara paling umum untuk membuat "pusat perhatian" di tengah meja makan adalah dengan memanfaatkan kehadiran bunga. Bunga-bunga segar dapat dengan mudah "menyulap" suasana di sekelilingnya menjadi lebih menyenangkan.

Cobalah menggunakan calla lily atau tulip. Rangkailah bunga-bunga ini dalam sebuah fish bowl. Selain menggunakan satu jenis bunga, Anda juga dapat sedikit berkreasi.

Pertama-tama, Anda dapat memadukan beberapa jenis bunga dengan warna senada. Selain itu, Anda juga dapat menggabungkan bunga dengan tanaman lain. Misalnya, cobalah memadukan bunga dahlia dengan tanaman succulent.

Dinamika grup

Siapa bilang Anda hanya dapat menyertakan satu jenis ornamen sebagai centerpiece di meja makan Anda? Cobalah membawa "dinamika grup" ke atas meja untuk mendapatkan aksen unik di ruang makan.

Cobalah menaruh sekumpulan vas keramik berukuran mini. Atau, Anda juga dapat memajang sekumpulan botol-botol bening dengan beberapa daun hijau dan air di dalamnya. Bahkan, sekumpulan botol kosong beraneka warna dan bentuk juga dapat Anda pertimbangkan.

Selain vas dan botol, sekelompok lilin juga dapat Anda gunakan sebagai centerpiece. Hanya, perlu berhati-hati menggunakan pajangan semacam ini.

Yang segar dan dapat dimakan

Selain benda-benda yang hanya dapat menjadi hiasan, Anda juga dapat menjadikan buah-buahan dan sayuran sebagai hiasan meja makan Anda. Jika bingung memilih buah-buahan yang dapat Ada gunakan, pilihlah jeruk dan lemon. Kedua jenis buah ini dapat menjadi "jalan keluar" tercepat.

Ya, warna buah-buahan tersebut cenderung terang dan dapat dengan mudah dibuat kontras dengan warna wadahnya. Atau, Anda juga dapat menaruh buah kegemaran Anda.

Kuncinya hanya pada cara Anda mempresentasikannya. Sebagai saran, Anda bisa memilih wadah unik dan voila! Dengan begini, Anda sudah mendapatkan hiasan yang dapat dimakan.

Lampu gantung

Lampu gantung unik berukuran cukup besar juga dapat menjadi pusat perhatian dari ruang makan Anda. Keuntungannya, centerpiece ini tidak akan memenuhi meja makan Anda.

Hiasan unik pencuri perhatian

Beberapa hiasan lain juga dapat Anda gunakan untuk meramaikan meja makan. Salah satu contohnya, Anda dapat menaruh ikan mas dalam fish bowl di tengah-tengah meja makan.

Namun, jika Anda masih menginginkan sesuatu yang lebih unik, cobalah membuat meja makan dengan fungsi lain. Meja makan sekaligus taman berukuran mini misalnya, kemungkinan besar cocok untuk Anda.

Selamat berkreasi!

(Sumber: http://www.decoist.com)


09.37 | 0 komentar | Read More

Rp 1 Triliun untuk 128 Menara Rusunawa

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perumahan Rakyat menargetkan pembangunan rumah susun sederhana sewa sebanyak 128 menara hingga akhir 2012. Jumlah lantai bangunan rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah itu diturunkan dari yang semula 4-5 lantai menjadi 2-3 lantai.

Ke depan, persyaratan rusunawa membutuhkan rekomendasi pemda untuk memastikan pengelolaan dan perawatan rusunawa.

-- Bernaldy

Pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) kembali digiatkan setelah sebelumnya proyek rusunawa di sejumlah wilayah terbengkalai atau tidak bisa dihuni karena minim fasilitas dasar seperti listrik dan air.

Deputi Perumahan Formal Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) Pangihutan Marpaung, di Jakarta, Minggu (28/10/2012) kemarin, mengemukakan, pembangunan 128 menara itu dibangun dengan total anggaran mencapai Rp 1 triliun. Setiap menara dibangun dengan anggaran berkisar Rp 8 miliar-Rp 10 miliar tergantung ketinggian lantai.

Dalam proyek itu, ujar Pangihutan, Kemenpera menjanjikan pemasangan sambungan listrik dan air. Hal ini untuk menghindari terbengkalainya rusunawa yang telah terbangun akibat tidak tersambung listrik dan air.

Bangunan rusunawa yang setinggi 3 lantai terdiri atas 71 lantai, sedangkan bangunan setinggi 2 lantai terdiri atas 40 lantai. Peruntukan rusunawa ini mayoritas untuk TNI/Polri sebanyak 86 menara. Selebihnya untuk pondok pesantren, mahasiswa, pekerja, dan pegawai negeri sipil.

Selain itu, mulai Oktober 2012-April 2013 akan dibangun sebanyak 80 menara. Pihaknya juga menjajaki proyek pembangunan rusunawa untuk tahun 2013 yang akan diprioritaskan untuk pekerja di Jabodetabek.

Kepastian prasarana

Asisten Deputi Evaluasi Perumahan Formal Kemenpera Bernaldy mengemukakan, persoalan rusunawa pada masa lalu dipicu ketidaksiapan prasarana, sarana, dan utilitas. Sampai 2011 telah terbangun total 187 menara rusunawa, sebagian di antaranya terbengkalai.

Kekeliruan itu terjadi karena fasilitas rusunawa yang dijanjikan ternyata tidak tersedia. Selain itu, aset rusunawa yang diserahterimakan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah ternyata tidak dikelola.

"Ke depan, persyaratan rusunawa membutuhkan rekomendasi pemda untuk memastikan pengelolaan dan perawatan rusunawa," ujar Bernaldy.

Pangihutan menambahkan, pembangunan rusunawa membutuhkan dukungan pemerintah daerah untuk perizinan, pengawasan pembangunan, dan pengelolaan.

"Setelah (rusunawa) diserahkan kepada pemda, tidak ada alasan bagi pemda tidak mengalokasikan dana untuk perawatan dan pengelolaan," ujarnya. (LKT)


09.37 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger