Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Faith Hill Lepas Properti 300 Hektar

Written By Unknown on Minggu, 21 Juli 2013 | 09.37

www.dailymail.co.uk

Faith Hill melepas aset properti, lahan dan bangunan di atasnya dengan harga Rp 201,2 miliar.

www.dailymail.co.uk

Nuansa klasik terdapat pada langit-langit tinggi dan lantai kayu yang mewah

www.dailymail.co.uk

Rumah seluas 306,5 meter persegi ini telah dipugar dan memiliki perpaduan gaya dekorasi klasik dan modern

www.dailymail.co.uk

Pasangan ini mungkin sudah bersiap melepaskan tanah dengan luasan terbesar dari keseluruhan yang mereka miliki.




KOMPAS.com -
Musisi "country" Amerika Serikat tampaknya gemar menyimpan kekayaannya dalam bentuk properti. Setelah yuniornya, Taylor Swift dikabarkan membeli dan menjual properti jutaan dollar AS dengan berlipat keuntungan, giliran sang senior melakukan hal serupa.

Audrey Faith Perry McGraw (45), atau lebih dikenal dengan nama Faith Hill bersama suaminya, Tim McGraw, dikabarkan memiliki beberapa properti berukuran besar. Keduanya berniat menjual salah satu properti mereka yang berukuran 304,8 hektar di Franklin, Tennessee. Properti di Franklin tersebut sebenarnya merupakan gabungan dari beberapa tempat tinggal. Salah satu tempat tinggal terbesar  mereka beli dengan "hanya" 8,75 juta dollar AS (Rp 88 miliar).

Zillow dan Dailymail melaporkan, pasangan raja dan ratu musik "country" tersebut berniat menjual seluruh area dengan harga 20 juta dollar AS (sekitar Rp 201,2 miliar). Di dalam roperti yang akan dijual itu terdapat empat tempat tinggal dan lumbung berisi 12 instal dan tempat tinggal bagi pengurus ladang.


Properti terbesar di area tersebut merupakan mansion bergaya Antebellum. Mereka membelinya dari Hank Williams Sr. Gaya ini tampak pada jendela-jendela berukuran besar, kolom-kolom putih menjulang, serta nuansa klasik dan historikal di dalamnya. Nuansa tersebut juga terdapat pada langit-langit tinggi dan lantai kayu yang mewah. Sayangnya, rumah besar ini memerlukan perawatan dan renovasi lebih lanjut.

Selain mansion tersebut, salah satu tempat tinggal dalam tanah yang dijual pasangan ini adalah sebuah rumah kayu cantik bergaya Yunani dari tahun 1850. Rumah tersebut lebih terawat dan tampak memiliki karakter. Rumah seluas 306,5 meter persegi ini telah dipugar dan memiliki perpaduan gaya antara dekorasi klasik dan modern. Di dalamnya terdapat tiga kamar tidur dan empat kamar mandi.

Pasangan ini mungkin sudah bersiap melepaskan tanah dengan luasan terbesar dari keseluruhan  yang mereka miliki. Namun, mereka juga masih memiliki beberapa properti berukuran cukup besar. Kini, keduanya tinggal di sebuah rumah yang mereka bangun di Nashville.


09.37 | 0 komentar | Read More

Cara Berbeda Nikmati Radiohead di Chipotle....


KOMPAS.com -
Musik dan suara film yang didengarkan melalui home theatre dapat dinikmati sempurna dengan dukungan sistem penyerapan suara memadai di dalam ruangan. Pemasangan bahan-bahan penyerap suara seperti gipsum khusus pada dinding ruangan, membantu agar suara dapat dinikmati dengan lebih baik. Efek papan gipsum khusus pada dinding menandakan bahwa bahan pembuat dinding sangat berpengaruh pada kualitas suara di dalam ruangan.

Lalu, apa hubungannya antara menikmati musik di rumah dengan restoran dan Radiohead? Staff editorial Houzz, Mitchell Parker, mempublikasikan sebuah artikel menarik mengenai hal-hal yang diajarkan di restoran Chipotle dan grup musik Radiohead. Artikel yang ditulisnya tersebut merupakan tanggapan dari artikel lain dari Westword.com.

Chipotle merupakan restoran bergaya modern minimalis. Interiornya dipenuhi dengan kaca, besi, dan beton. Tidak jauh berbeda dengan rumah-rumah minimalis saat ini, atau ruang-ruang apartemen.

Kedua artikel menyebutkan, Anda akan mendengar lagu-lagu Radiohead berbeda di Chipotle. Alasannya, suara tinggi dan raungan tipis dari frontman Radiohead, Thom Yorke, akan membuat kekacauan jika terpantul baja dan beton dari bangunan restoran Chipotle.

Christopher Golub, sound engineer yang bertanggung jawab pada pemilihan lagu-lagu di dalam restoran Chipotle mengungkapkan bahwa musik akan terdengar jauh berbeda, antara di dalam restoran dengan di mobil atau headphone. Usaha menyediakan pengalaman mendengarkan suara yang menyenangkan dari dalam restoran mengajarkan beberapa hal mengenai "konstruksi suara" di dalam rumah.

Tidak tanggung-tanggung, Chipotle bahkan juga menyewa arsitek akustik Matt Emmi untuk memastikan pelanggannya mendapatkan pengalaman mendengarkan suara yang menyenangkan. Berikut ini beberapa tips membuat suara terdengar baik di rumah menurut Matt Emmi.

Menurut Emmi, ruangan terbaik untuk mendengarkan musik adalah ruangan yang berbentuk seperti kotak sepatu. Bentang lebar, panjang, dan tinggi memiliki ukuran berbeda. Hindari membuat ruangan dengan bentuk kubus. Hal ini ada hubungannya dengan bagaimana gelombang suara terpantul pada permukaan ruangan.

Kedua, letakkan sound system pada ujung-ujung ruangan. Tepatnya, pada dinding yang lebih pendek. Jadi, jika ruangan berbentuk "kotak sepatu", maka letakkan di kedua sisi terpendek. Cara ini membuat suara dapat merambat, berbaur, dan terpantul pada pendengar.

Ketiga, letakkan speaker pada jarak seimbang di setiap dinding panjang. Hal ini mencegah suara dari satu pengeras suara terpantul lebih dahulu dari sumber lainnya.

Keempat, letakkan rak buku di setiap ujung-ujung ruangan. Anda juga bisa memberikan panel akustik.

Terakhir, sediakan sofa-sofa berukuran besar di dalam ruangan, serta karpet tebal. Kedua hal ini juga bertujuan untuk menyerap suara agar tidak terpantul dan memberikan gema mengganggu.


09.37 | 0 komentar | Read More

Summarecon Garap Kawasan Slipi


JAKARTA, KOMPAS.com -
Pasca keberhasilan mencetak penjualan ruko The Kensington dengan harga tertinggi Rp 38 miliar, emiten properti, PT Summarecon Agung Tbk, berencana menggarap kawasan Slipi, Jakarta Barat. Di kawasan ini, mereka akan membidani kelahiran properti baru campuran, hotel dan perkantoran.

Direktur Utama Summarecon Agung, Johannes Mardjuki, membenarkan pihaknya bakal menambah portofolio di atas lahan seluas 1,2 hektar di Slipi. Lahan tersebut merupakan bank tanah (land bank) yang sudah dikuasai perseroan sejak 1995.

"Kami akan membangun hotel dengan skala menengah atau bintang 4 dan perkantoran untuk mengakomodasi kebutuhan business traveler dan perusahaan yang membutuhkan ruang kantor baru dengan posisi tak jauh dari bandara namun dekat dengan CBD Jakarta," papar Johannes kepada Kompas.com, di Jakarta, Sabtu (20/7/2013).

Menurut Johannes, Slipi dipilih sebagai wilayah garapan karena posisi aktualnya sebagai calon pusat bisnis baru, setelah kawasan Thamrin, Kuningan, Sudirman dan Simatupang. Hadirnya perkantoran-perkantoran baru seperti GP Plaza milik Perdana Gapura Prima, Dipo Business Center milik Ciputra Property dan Dipo Group, dan lain-lain merupakan indikator riil bahwa kawasan Slipi sangat potensial untuk dikembangkan properti komersial.

"Selain itu, peluang membangun hotel di Slipi juga tak kalah besar. Di sini sudah terdapat Santika Premier, Ibis Hotel, Peninsula dan lain sebagainya dengan tingkat hunian lebih dari 60 persen. Itulah yang memotivasi kami untuk juga membangun fasilitas penginapan," imbuh Johannes.

Meski belum didapat angka pasti besaran nilai investasi, Summarecon Agung tengah bersiap merancang pendanaan untuk proyek ini, 70-80 persen di antaranya merupakan pinjaman bank. Sisanya dari ekuitas perusahaan.

Proyek terbaru ini, lanjut Johannes, diharapkan menjadi sumber pendapatan berulang perusahaan dengan kontribusi cukup signifikan. Karena harga sewa perkantoran di kawasan Slipi akan lebih tinggi ketimbang di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Summarecon telah memiliki aset perkantoran dan hotel di Kelapa Gading bernama Menara Satu dan Harris Kelapa Gading.

Selain di Slipi, Summarecon juga tengah mematangkan rencana atas 10 hektar bank tanahnya di Kelapa Gading. Di atas lahan tersebut, menurut Johannes, akan dibangun high rise project yakni apartemen dan perkantoran.


09.37 | 0 komentar | Read More

Kursi Lipat untuk Berbagai Ruang

Written By Unknown on Sabtu, 20 Juli 2013 | 09.37

www.houzz.com

Kursi lipat dapat digunakan di berbagai ruangan, mampu memenuhi berbagai keperluan, serta tetap tampil cantik. Ada beberapa jenis kursi lipat bisa Anda jadikan pilihan.

www.houzz.com

Kursi lipat berbahan kayu tidak hanya memiliki satu jenis. Ada berbagaii macam bentuk dan ukuran tersedia di berbagai toko furnitur.

www.houzz.com

Kursi lipat berbahan kayu tidak hanya memiliki satu jenis. Ada berbagaii macam bentuk dan ukuran tersedia di berbagai toko furnitur.
KOMPAS.com - Menggabungkan beberapa gaya furnitur dalam interior rumah mampu mewujudkan gaya ekletik menarik. Salah satu jenis furnitur praktis yang jangan sampai Anda lewatkan untuk digunakan di dalam rumah adalah kursi lipat.

Kursi lipat dapat digunakan di berbagai ruangan, mampu memenuhi berbagai keperluan, serta tetap tampil cantik. Ada beberapa jenis kursi lipat bisa Anda jadikan pilihan. 

Salah satu jenis kursi lipat serba guna adalah kursi lipat terbuat dari kayu. Bentuknya yang sederhana dan ramping membuatnya cocok ditempatkan di berbagai ruang, mulai ruang makan hingga ruang kerja. Untuk ruang-ruang dengan luas terbatas, kursi lipat semacam ini bisa menjadi jawaban tepat.

Kursi lipat berbahan kayu tidak hanya memiliki satu jenis. Ada berbagaii macam bentuk dan ukuran tersedia di berbagai toko furnitur.

Salah satu bentuk paling terkenal adalah director's chair. Kursi lipat yang seringakali digunakan oleh sutradara film ini ternyata juga mampu memberikan nuansa "safari" pada teras rumah.

Namun, tak semua director's chair terbuat dari perpaduan kayu dan kain. Beberapa macam kursi lipat jenis ini juga tersedia dalam rangka besi.

Kursi lipat yang terbuat dari besi umumnya lebih ramping, namun relatif lebih berat. Anda juga bisa memilih jenis lain, yaitu kursi-kursi lipat bersandaran lengan atau tanpa sandaran lengan.

Apapun pilihan jenis kursi lipat Anda, sedikit aksen mampu memberikan nuansa berbeda. Aksen berupa bulu domba atau bantalan berwarna-warni juga mampu memberikan tambahan menarik bagi kursi lipat Anda.

Anda bisa memasangnya secara permanen di dalam rumah Anda, atau hanya "membuka" kursi-kursi lipat tersebut jika dibutuhkan. Memang, kursi-kursi semacam ini cocok digunakan pada hunian-hunian berukuran mungil. Pasalnya, penyimpanannya sangat mudah. Anda bisa menumpuknya di dalam lemari, atau menggantungnya agar tidak mengurangi "konsumsi" area lantai.

Anda tertarik yang mana?


09.37 | 0 komentar | Read More

Portugal Bangun Dam Hidroelektrik Senilai Rp 6,4 Triliun!


KOMPAS.com- BendunganBaixo Sabor di Portugal memang bukanlah yang terbesar di dunia. Namun, megakonstruksi ini termasuk dalam "engineering genius" yang mendapat perhatian dunia. 

Nantinya, Baixo Sobar Dam bakal menjadi pusat pembangkit listrik tenaga air baru yang dapat memasok energi ke seluruh kota Torre de Moncorvo. Terdiri

atas sepasang bendungan besar, salah satunya berada di hulu sungai Sabor dan lainnya berada di bagian hilir sepanjang 9,5 kilometer.

Di antara kedua bagian tersebut terdapat area lebih dari 50 kilometer yang akan diisi air sebagai  danau terbesar ketiga di Portugal. Baixo Sobar merupakan bendungan hidroelektrik dengan kapasitas terpasang 170 mega watt yang akan mampu menghasilkan hingga 444 giga watt listrik per jam.

Bendungan senilai 643 juta dollar AS (Rp 6,4 triliun) ini dibangun oleh konsorsium Odebrecht/Bento Pedroso Construções dan Lena Construções. Sebelum membangun dam, konsorsium ini terlebih dulu harus melakukan penggalian sekitar tiga juta meter kubik material untuk selanjutnya menuangkan lebih dari 1,1 juta meter kubik beton pembentuk bendungan.

Bagian hulu bendungan akan memiliki dinding lengkung ganda setinggi 123 meter dan lebar 505 meter. Sedangkan bendungan di bawahnya setinggi 45 meter dan lebar 315 meter.

Konstruksi dam ini diperkirakan membutuhkan hingga 1.675 pekerja, 15 tower crane jenis flat top buatan produsen Spanyol, Linden Comansa. Tower crane jenis ini sanggup membawa


09.37 | 0 komentar | Read More

Ekspansif... Electronic Solution Tambah Toko, Perbanyak Diskon!

JAKARTA, KOMPAS.com - Electronic Solution-Home Solution terus memperkuat pasarnya dengan
menambah jaringan ritelnya. Sampai saat ini Electronic Solution telah memiliki 46 gerai
yang tersebar di seluruh Indonesia.

Demikian dipaparkan General Manager Marketing Electronic Solution-Home Solution Willy
Sutanto pada acara buka bersama di Jakarta, Kamis (18/7/2013). Willy menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan menambah gerai barunya di Bekasi dan Palembang.

"Hingga akhir 2013 nanti kami menargetkan perluasan jaringan hingga lebih dari 50 store di
seluruh Indonesia. Kami ingin menangkap tingginya permintaan masyarakat terhadap kebutuhan
elektronik di era serba digital saat ini," ujar Willy.

Ia mengatakan, selain mudah dijangkau, kelengkapan display produk berisi brand terpercaya di
mata konsumen lokal juga sangat penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat saat ini. Willy mengakui, agresifnya ekspansi Electronic Solution karena pasar Indonesia masih menjanjikan untuk segala macam produk elektronik.

Tercatat, pertumbuhan bisnis Electronic Solution (ES)-Home Solution (HS) per tahun mencapai 5 persen hingga 8 persen. Sementara capaian penjualan per bulan senilai Rp 250 miliar-Rp 280 miliar.

"Kami yakin target kami tercapai. Apalagi, bukan hanya dengan menambah jumlah toko, kami
juga memberikan promosi setiap minggu sebagai daya tarik untuk konsumen. Jumlah store dan
promosi itu kunci mendukung kualitas produk agar kepercayaan konsumen meningkat," ungkap Willy.

Tahun ini, jaringan toko ES mendapat beberapa penghargaan atas layanananya berupa Master Brands 2013, Superbrands 2013, Corporate Image 2013, hingga Top Brand 2013.  

Cicilan dan potongan

Tidak ada hal paling menarik di mata konsumen selain program potongan harga dan cara pembelian mencicil untuk sebuah produk yang diinginkan di pasar. Berangkat dari situlah ES-HS merancang beberapa program menarik setiap minggu untuk konsumennya.
Beberapa program itu meliputi:

- Cicilan 0 Persen Solution: Ini adalah bentuk kemudahan pembayaran dengan cicilan tanpa bunga mulai 3, 6, 12, 18, 24, bulan dan tanpa dikenai biaya tambahan (non surcharge). Beberapa bank yang telah bekerjasama untuk program ini diantaranya BCA, Mandiri, Citibank, BNI, CIMB Niaga, dan lain-lainnya.

- Free of Surcharge Facility: Ini fasilitas yang diberikan kepada pelanggan yang menggunakan kartu kredit di Electronic Solution dan Home Solution. Dengan fasilitas ini, pelanggan tidak dikenakan biaya tambahan sebesar 3 persen untuk proses penbelian dengan kartu apapun.

- Extended Warranty (1+3 Years): Ini adalah fasilitas perpanjangan yang diberikan oleh ES setelah garansi dari produknya habis. Fasilitas ini beralku untuk semua produk audio, video, monitor, camera, camcorder, hingga home appliance.

- Free Instalation Facility: Ini adalah fasilitas instalasi gratis untuk pembelian produk di ES yang
dikerjakan oleh teknisi berpengalaman untuk produk-produk LCD, home theater, mesin cuci, maupun AC.

- Price Match Facility: Fasilitas berupa penyamaan harga apabila barang di ES lebih mahal dibandingkan dengan gerai modern lainnya di wilayah atau kota yang sama.

- 30 Days Guaratee: Jika dalam 30 hari pelanggan merasa tidak puas dengan kualitas produk yang sudah dibeli di ES, pihak ES akan bersedia membeli kembali produk tersebut.

- Free Insurance Facility: Ini adalah fasilitas asuransi khusus platinum member selama satu tahun. Asuransi ini berlaku untuk produk TV, mesin cuci, kulkas, AC split dan lain-lainnya yang dibeli dengan cara home delivery.

- Trade in Facility: Ini adalah fasilitas pembelian produk bekas milik pelanggan yang ditawarkan kepada ES.

- Delivery Service Facility: Ini adalah layanan pengiriman semua barang yang dibeli ES dan HS.


09.37 | 0 komentar | Read More

Apartemen Mewah Thamrin Nine Dipasarkan Dalam Dollar AS

Written By Unknown on Jumat, 19 Juli 2013 | 09.37


JAKARTA, KOMPAS.com- Terbatasnya pasok apartemen mewah, membuat pertumbuhan harganya terus melejit. Riset Jones Lang LaSalle memperlihatkan kuartal kedua 2013 sama sekali tak ada pasok baru. Sementara kebutuhan terus meningkat. Ditandai dengan pertumbuhan harga yang terus melejit ke angka rerata Rp 30 juta meter persegi atau sebanyak 17 persen dari kuartal sebelumnya. 

Keraton at The Plaza, apartemen mewah di kawasan bundaran Hotel Indonesia saat ini dibanderol seharga Rp 73,5 juta per meter persegi. Padahal tahun lalu masih sekitar Rp 51 juta per meter persegi. Jika dikomparasikan dengan harga inisial perdana sebesar Rp 32,5 juta per meter persegi, maka pertumbuhannya mencapai lebih dari dua kali lipat.

Namun pertumbuhan harga tersebut bukan masalah besar bagi segmen pasar kelas ini yang tidak sensitif terhadap angka. Buktinya, Keraton at The Plaza tinggal tersisa 7 unit saja per Mei 2013 dari total 54 unit.

"Jadi, wajar saja ketika ada satu produk kelas ini masuk pasar, maka akan terserap dengan cepat. " ujar Head of Research Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus.

Hal inilah yang menjadi salah satu stimulan PT Putragaya Wahana mengembangkan apartemen mewah di dalam kompleks multi fungsi Thamrin Nine seluas 3,5 hektar.

Tak tanggung-tanggung, mereka menawarkan apartemen dengan harga jual dalam mata uang dollar AS. Meski pun opsional, tergantung pilihan calon pembeli, pengembang menjadikan mata uang dollar AS sebagai patokan atau standar perhitungan.

Untuk tipe terkecil yakni seluas 193 meter persegi (semi gross) Putragaya Wahana menetapkan angka sebesar 4.750 dollar AS atau ekuivalen dengan Rp 47,6 juta per meter persegi. Harga ini tidak termasuk PPN. Dengan demikian, jika dihitung bersama komponen pajak, untuk dapat memiliki satu unit apartemen di sini, konsumen harus rela merogoh kocek senilai lebih dari Rp 10 miliar.

Menurut Marketing & Promotion Manager Putragaya Wahana, Grace Tjugiarto, pihaknya menetapkan harga jual dalam mata uang asing dengan kurs pasar berjalan karena sifatnya fluktuatif. "Tetapi, jika konsumen ingin membayar dalam rupiah, tidak menjadi masalah," ujarnya kepada Kompas.com, di Jakarta, Kamis (18/7/2013).

Putragaya Wahana akan membangun apartemen mewah eksklusif sebanyak 97 unit dalam tiga bangunan terpisah. Masing-masing bernama The Mansion yang akan dibangun setinggi 8 lantai, The Town Houses (8 lantai) dan The Terraces (15 lantai).

Project Manager Putragaya Wahana, Tony Lie, memaparkan, terdapat diferensiasi dalam konsep residensial di Thamrin Nine Complex ini. Diferensiasi tersebut ada pada masing-masing bangunan apartemen. Di The Mansion terdapat conservatory courtyard garden seluas 900 meter persegi dengan ketinggian 36 meter. Conservatory courtyard garden ini dilengkapi dengan fountain water feature.

"Sementara private swimming pool akan melengkapi unit apartemen di The Town Houses, khusus untuk tipe penthouses seluas 1.600 meter persegi," jelas Tony.

Thamrin Nine sendiri merupakan kompleks multifungsi yang berlokasi di Jl Thamrin, Jakarta Pusat. Properti eksisting yang telah beroperasi adalah UOB Plaza. Ekspansi Thamrin Nine terdiri atas 4 gedung apartemen dan dua menara perkantoran yang dilengkapi dengan podium ritel. Konstruksi terbagi dalam dua tahap pengembangan.

Tahap pertama yang akan dibangun adalah satu menara perkantoran 71 lantai setinggi 330 meter lengkap dengan 200 kamar hotel dan 3 bangunan apartemen dan rencana dibuka kuartal 4  tahun 2016. Sementara tahap kedua terdiri atas satu bangunan apartemen dan satu menara perkantoran. Targetnya, keseluruhan proyek ini tuntas pada 2018 mendatang.


09.37 | 0 komentar | Read More

Thamrin Nine Akan Miliki Gedung Tertinggi di Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com —
Kompleks Thamrin Nine yang dikembangkan PT Putragaya Wahana bakal memiliki menara tertinggi di Indonesia. Setidaknya sebelum Signature Tower yang dikembangkan Grahamas Adisentosa terealisasi. Signature Tower menjulang 638 meter yang mencakup 111 lantai.

Menara di Thamrin Nine terdiri atas 71 lantai dengan ketinggian mencapai 330 meter. Ketinggian ini mendapuknya sebagai supertall sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH).

Project Manager Putragaya Wahana, Tony Lie, mengatakan satu menara tersebut terbagi atas dua fungsi yakni perkantoran dan hotel. Perkantoran menempati 45 lantai pertama, sedangkan hotel menempati lantai 46 ke atas.

"Ruang-ruang perkantorannya akan disewakan dalam mata uang dollar AS. Besarannya masih kami hitung. Meski belum mendapat harga sewa pasti, namun banyak perusahaan terutama sektor keuangan yang telah menjajaki untuk mengisi perkantoran ini," papar Tony kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (18/7/2013).

Sementara hotelnya akan terdiri atas 200 kamar. Putragaya Wahana menggandeng jaringan internasional beken, Grup Hilton Hotels and Resorts untuk mengelola hotelnya.

Adapun brand yang mereka bawa, menurut Marketing & Promotion Manager Putragaya Wahana, Grace Tjugiarto, merupakan brand paling mewah.

"Kami belum dapat mempublikasikannya karena terikat dan untuk menghormati perjanjian dengan mereka. Satu yang pasti, brand yang akan menjadi operator hotel ini adalah yang paling luks di antara sekian banyak bendera yang mereka miliki," ujar Grace.

Sebagai informasi, brand supermewah yang dimiliki Hilton Hotels and Resorts adalah Conrad dan Waldorf Astoria.

Thamrin Nine sendiri merupakan proyek multifungsi yang berlokasi di Jl Thamrin, Jakarta Pusat. Properti existing yang telah beroperasi adalah UOB Plaza. Ekspansi Thamrin Nine terdiri atas 4 gedung apartemen dan dua menara perkantoran yang dilengkapi dengan podium ritel. Konstruksi terbagi dalam dua tahap pengembangan.

Tahap pertama yang akan dibangun adalah satu menara perkantoran 71 lantai setinggi 330 meter lengkap dengan 200 kamar hotel dan 3 bangunan apartemen, dan rencana dibuka kuartal 4 tahun 2016. Sementara itu, tahap kedua terdiri atas satu bangunan apartemen dan satu menara perkantoran. Targetnya, keseluruhan proyek ini tuntas pada 2018 mendatang.


09.37 | 0 komentar | Read More

Yuk..., Mengupas Kembali Proyek Jembatan Selat Sunda!


JAKARTA, KOMPAS.com -
Produk konstruksi seperti jembatan tetap memerlukan sentuhan seorang arsitek agar kesan kaku akan tereliminasi secara maksimal dengan tidak mengurangi kondisi strukturalnya. Pada pembangunan mega proyek Jembatan Selat Sunda (JSS) misalnya, paradigma berpikir masyarakat perlu lebih terbuka, bahwa arsitek juga terlibat dalam desain dan perencanaan JSS sebagai sebuah produk konstruksi.

"Selama ini publik lebih terpaku pada megahnya proyek ini dan rencana pembangunannya, tetapi lupa bahwa banyak efek turunan dari sisi sosial dan budaya dari pembangunan JSS. Di sinilah arsitek perlu berperan," ujar Ahmad Arifin Lubis, Ketua Pelaksana Simposium Nasional "Arsitektur Jembatan Selat Sunda" dalam rangka 30 tahun jurusan arsitektur ISTN Jakarta, Kamis (18/7/2013), di Jakarta.

Lubis mengatakan, pembangunan mega proyek yang kerap disebut Kawasan Strategis Industri Selat Sunda (KSISS) ini dapat menjadi pemicu bagi perkembangan potensi kawasan daerah yang dilalui oleh proyek ini. Selain berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi Nasional, tidak tertutup juga kemungkinan berdampak negatif.

"Peran arsitek nanti bukan hanya memberikan output dari sisi desain dan lain-lainnya terkait jembatan ini, tapi juga efek sosial budayanya. Ini akan kami bahas di simposium bersama rekan-rekan dari disiplin ilmu lainnya," kata Lubis.

Ketua Ikatan Alumni Arsitektur (INIArs) ISTN, Ir Jane Kathrina, mengungkapkan bahwa keinginan merealisasikan mega proyek JSS hingga saat ini masih menjadi harapan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Pulai Sumatera dan Jawa. Dengan demikian, peran arsitek perlu dikuatkan untuk menjadikan JSS sebagai salah satu karya arsitektur yang memiliki kekhasan dalam hal bentuk dan fungsi, dis amping perpaduan seni dan teknologi.

"Sehingga bentuk maupun desain jembatan menjadi lebih estetis, fungsional dan memiliki kekuatan maksimal dari sisi struktur dan konstruksinya tanpa melupakan estetikanya," ucap Jane.

Simposium Nasional ini akan digelar pada 5 September 2013 mendatang di Bidakara, Jakarta. Hadir sebagai pembicara antara lain Dr Ir Wiratman Wangsadinata dan Ir Tatang K Djajasudarman, Prof Dipl Ing Soewondo B Soetedjo, serta Ir Ben Sugami, dan beberapa lainnya. Dalam simposium ini akan dipaparkan pelaksanaan konstruksi bawah laut sebagai sumbang saran bagi pemerintah terkait pembangunan JSS.

"Akan dibahas bagaimana teknologi konstruksinya, kualitas bahan materialnya, metode pekerjaan dengan manajemen konstruksi standar internasional yang tentu sangat bermanfaat bagi para arsitek maupun insinyur pelaku industri konstruksi di Indonesia," ujar Jane.


09.37 | 0 komentar | Read More

Terlambat Dieksekusi, Aturan LTV "Menggeser" Pasar?

Written By Unknown on Kamis, 18 Juli 2013 | 09.37

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghada menuding aturan baru Bank Indonesia mengenai loan to value (LTV) atau rasio pinjaman terhadap nilai rumah dalam kredit pemilikan rumah (KPR) terlambat dieksekusi. Meski terlambat, aturan tersebut dinilai masih efektif meredam aksi spekulan.

Hal tersebut disampaikan dalam diskusi bertajuk "Kawasan Favorit dan Tren Pergerakan Harga Rumah di Jabodetabek", Selasa (16/7/2013) petang. Namun, dalam diskusi tersebut, justru berkembang pandangan lain, yaitu kemungkinan pergerakan investor ke pasar kelas menengah dari menengah atas akibat pengaruh LTV. Dengan kata lain, ada potensi munculnya pergerakan pasar.

Sebagai informasi, BI mengemukakan bahwa rencana aturan LTV akan berlaku mulai 1 September 2013 mendatang. LTV KPR kedua maksimal sebesar 60 persen. Sementara LTV KPR ketiga maksimal 50 persen. Menurut rencana, aturan ini hanya berlaku bagi luas bangunan lebih dari 70 meter persegi. Menurut Ali, kemungkinan tersebut bisa saja terjadi.

"Selisih yang kalau kita bilang Rp 300 juta sampai Rp 1 miliar itu menengah, Rp 1 miliar ke atas sudah menengah atas. Nah, ini daerah abu-abu. Yang atas masih bisa masuk di angka Rp 800 juta. Ini akan membuat kategori menengah atas jadi beda lagi karena investor segmen menengah atas sebagian ke segmen menengah," kata Ali.

Menurut Ali, saat ini pengembang mulai "melirik" pasar menengah ketika pasar menengah atas mulai menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Properti memang tidak akan turun nilainya, tetapi pertumbuhan harga jauh lebih lambat dari sebelumnya.

Ali mengatakan, ia memantau perlambatan di daerah BSD Serpong. Dari 70 persen kenaikan dalam setahun pada 2009 hingga 2011, kini hanya 25 persen pertahun.

"Pengembang tidak bisa menggoreng lagi harganya," ujar Ali.

"Ketika harga pasar jenuh, pengembang akan melihat pasar yang lebih bawah. Yang sebetulnya pasar lebih tinggi di sana, pasar menengah," imbuhnya.

Namun, Ali juga mengatakan, meskipun investor beralih dan banyak membangun di sektor menengah, bagi pengguna akhir (end user) harga rumah tidak akan rendah. Tentu, semakin tingginya harga rumah, masyarakat juga akan semakin sulit mendapatkan rumah.

Menurut Ali, kebijakan LTV ini tidak terintegrasi dengan rumah menengah bawah. Kebijakan tersebut mungkin mampu meredam aksi para spekulan properti. Namun, menurut dia, lambat laun harga properti menengah bawah pun akan naik. Di sinilah seharusnya peran pemerintah
bekerja, lewat bank tanah. Pemerintah punya kekuatan untuk mengatur harga tanah dengan bank tanah tersebut.

Menutup pembicaraan, Ali menekankan optimismenya bahwa mekanisme pasar mampu membatasi "pergeseran" ini. Selain itu, berbagai aturan, seperti hunian berimbang, juga diharapkan mampu meredam pergeseran pasar dari kelas menengah atas ke menengah.


09.37 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger