Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Rumah Tiga Generasi, Hemat Lahan dan Energi!

Written By Unknown on Rabu, 14 Agustus 2013 | 09.38

www.designboom.com

Rumah bernama Binh Thanh ini berada di pusat Kota Ho Chi Minh, Vietnam. Secara khusus, menampung dua keluarga yang terdiri atas sepasang suami-isteri, anak mereka, menantu, dan seorang anak kecil. Tidak salah, jika Binh Thanh disebut sebagai "rumah tiga generasi".

www.dezeen.com

Bagaimana pun karakter penghuninya, rumah tersebut merupakan solusi atas masalah yang timbul akibat iklim tropis. Sama seperti iklim yang ada di Indonesia, rumah ini dapat mereduksi sengatan sinar matahari di luar ruangan dan mengurangi penggunaan pendingin udara.

www.designboom.com

Para arsitek menggunakan teknologi "kulit ganda" untuk menghalau sekaligus memanfaatkan banyaknya sinar matahari sebagai sumber utama pencahayaan di siang hari.

www.designboom.com

Kembali mengenai dua karakter penghuni rumah, rumah ini juga memiliki dua karakter. Karakter pertama yang lebih modern terdiri atas tiga volume mengapung. Ruang-ruang tersebut dibalut dengan blok beton seperti papan catur.

www.designboom.com

Penggunaan "tirai beton" tersebut memungkinkannya terbuka tanpa mengorbankan privasi pemiliknya. Pemilik rumah dapat menikmati hembusan angin, paparan sinar matahari, pemandangan dari tanaman hijau tanpa merasa risih.
HO CHI MINH, KOMPAS.com - Rumah bernama Binh Thanh ini berada di pusat Kota Ho Chi Minh, Vietnam. Secara khusus, rumah ini didesain untuk menampung dua keluarga yang terdiri atas sepasang suami-isteri berusia 60-an, anak mereka, menantu, dan seorang anak kecil. Tidak salah, jika Binh Thanh disebut sebagai "rumah tiga generasi".

Rumah berukuran 516 meter persegi di atas tanah seluas 140 meter persegi ini diselesaikan pada Juni 2013 lalu. Firma arsitektur Vo Trong Nghia dan firma arsitektur Sanuki + Nishizawa merancang rumah ini tampak seperti tumpukan lima volume. Namun, pengaturan tersebut  memberikan privasi bagi dua keluarga yang tinggal di dalamnya, serta memberikan keunikan di antara townhouse lain di sekitarnya.

Rumah ini memiliki karakter ganda. Salah satu bagian rumah menghadap jalanan yang bising dan berdebu. Sementara itu, sisi lainnya justru dekat dengan kanal dan Kebun Binatang Saigon yang penuh dengan pepohonan. Sama seperti arah hadap rumah ini, konsep rumah juga diharapkan mampu menampung dua gaya hidup yang jauh berbeda.

Bagaimana pun karakter penghuninya, rumah tersebut merupakan solusi atas masalah yang timbul akibat iklim tropis. Sama seperti iklim yang ada di Indonesia, rumah ini dapat mereduksi   sengatan sinar matahari di luar ruangan dan mengurangi penggunaan pendingin udara.

Para arsitek menggunakan teknologi "kulit ganda" untuk menghalau sekaligus memanfaatkan banyaknya sinar matahari sebagai sumber utama pencahayaan di siang hari. Sementara itu, ventilasi, air mengalir, dan tanaman hijau yang disediakan di sekitar rumah ini membawa kesejukan dalam rumah.

Kembali mengenai dua karakter penghuni rumah, rumah ini juga memiliki dua karakter. Karakter pertama yang lebih modern terdiri atas tiga volume mengapung. Ruang-ruang tersebut dibalut dengan blok beton seperti papan catur. Inilah "kulit kedua" rumah tersebut, tampak seperti tirai beton. Penggunaan "tirai beton" tersebut memungkinkannya terbuka tanpa mengorbankan privasi pemiliknya. Pemilik rumah dapat menikmati hembusan angin, paparan sinar matahari, pemandangan dari tanaman hijau tanpa merasa risih.

Di antara volume mengambang tersebut, terdapat kamar tidur dan ruang-ruang lain. Dengan lokasinya tersebut, pemilik rumah bisa merasa aman dan terjaga privasinya.


09.38 | 0 komentar | Read More

Pasar Tradisional Tak Selalu Kotor, Becek, dan Bau...

KOMPAS.com — Modernitas tidak selalu berarti positif. Namun, modernitas juga tidak berarti buruk. Setidaknya, kata "modern" yang kini akrab digunakan dalam istilah "pasar modern" mengandung makna amelioratif bahwa pasar tradisional yang identik dengan kotor, bau, becek, dan tidak teratur diubah menjadi lebih "manusiawi".

Beberapa pasar seperti Pasar Modern BSD City (Tangerang-Banten), Fresh Market Kota Wisata (Cibubur-Jawa Barat), serta Pasar Segar (di berbagai kota), mengkhususkan diri sebagai pasar modern. Sayangnya, hingga saat ini, pasar modern umumnya dibangun dan dikelola oleh pihak swasta untuk menunjang kebutuhan penghuni satu komunitas (kompleks perumahan) tertentu.

Sementara itu, pasar yang dikelola pemerintah daerah dengan prinsip dan sistem modern bisa dihitung dengan jari. Salah satunya Pasar Beringharjo di Yogyakarta.

Sebenarnya, pihak pengelola pasar daerah tidak tutup mata terhadap "tren" ini. Buktinya, awal Juni lalu, ratusan pedagang dari 37 pasar tradisional Kota Bandung melakukan studi banding ke Pasar Modern BSD City di Tangerang, Banten.

Demikian halnya dengan pengelola Pasar Tanah Abang. Kasubsi Bidang Keuangan Blok G Pasar Tanah Abang, Warno, ketika ditemui Sabtu (10/8/2013) lalu, mengutarakan keinginannya memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen. Ia juga mendeskripsikan ciri-ciri pasar modern yang berpotensi diterapkan di Blok G Pasar Tanah Abang.

Pasar modern tidak hanya dikembangkan di atas lahan luas, lokasi strategis, dan berada di tengah permukiman. Pasar modern juga dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan konsumennya. Mulai dari kebutuhan pribadi, seperti kamar mandi, mushala, anjungan tunai mandiri (ATM), hingga tempat parkir yang nyaman. Selain itu, pasar modern juga memiliki pembagian ruangan dan peruntukan yang jelas. Konsumen dapat mencari kebutuhan mereka dengan mudah.

Pasar Modern BSD City merupakan contoh bagaimana transaksi tawar-menawar lestari dan berpadu harmonis dengan modernitas. Pasar tersebut berada di atas tanah seluas 3,5 hektar. Di dalamnya terdapat 330 lapak, 330 kios, dan 100 ruko. Pasar ini dilengkapi dengan tempat pemotongan ayam, tempat penampungan sampah, instalasi air bersih, dan memiliki lahan parkir luas. Bahkan, pasar ini tidak hanya membagi penggunaan pasar secara tegas dan jelas, tetapi juga memberi amaran agar konsumen bisa segera mencapai tempat yang dituju.

Hal yang tidak jauh berbeda terdapat di Pasar Segar yang dikelola BSA Land. Pasar Segar ini tersebar di beberapa daerah di Indonesia, seperti Balikpapan, Batam, Bandung, Cengkareng, Bekasi, Makassar, Manado, Bintaro, dan Depok. Menurut situs resminya, kelompok Pasar Segar memiliki pusat ATM, tempat ibadah (mushala), eskalator, tempat parkir luas, tempat pemotongan unggas khusus, dan toilet umum.

Begitu juga dengan Fresh Market di Kota Wisata. Selain menyediakan bahan-bahan mentah, manajemen Kota Wisata menyatakan dalam situs resminya bahwa mereka juga menyediakan angkutan dalam kawasan yang dapat memudahkan penghuni dan konsumen berbelanja di Fresh Market.

Tak mau kalah dengan pasar-pasar "modern" yang dibangun pihak swasta, pasar tradisional di Yogyakarta bahkan menjadi salah satu daya tarik pariwisata. Pasar tersebut adalah Pasar Beringharjo di kawasan Malioboro. Pasar ini dikenal sebagai pusat batik. Sebenarnya, Pasar Beringharjo di masa lalu juga dikenal sebagai tempat menjual sayur dan buah-buahan. Namun, kini sebagian pedagang sayur dan buah dipindah ke Pasar Induk Sayur dan Buah Giwangan (berlokasi di depan Terminal Giwangan).

Didapuk sebagai salah satu pasar terlengkap, Pasar Beringharjo yang dikelola oleh Dinas Pengelolaan Pasar (Dinlopas) kini bahkan memiliki pusat kesehatan.


09.38 | 0 komentar | Read More

Sepuluh Hotel Terbaik di Dunia Bertarif hingga Rp 17 Juta

Jade Mountain St Lucia

Jade Mountain St Lucia

Four Seasons Resort Hualalai

Four Seasons Resort Hualalai

Four Seasons Hotel Istanbul

Four Seasons Hotel Istanbul

Cape Grace

Cape Grace

Singita Sabi Sand

Singita Sabi Sand

Sabi Sabi Private Game Reserve

Sabi Sabi Private Game Reserve

Singita Kruger National Park

Singita Kruger National Park

Four Seasons Resort Bora Bora

Four Seasons Resort Bora Bora

The Oberoi Udaivilas

The Oberoi Udaivilas

The Lodge at Kauri Cliffs

The Lodge at Kauri Cliffs
KOMPAS.com — Hotel terbaik, tak selalu bertarif mahal. Sebaliknya, hotel dengan layanan paripurna dan juga panorama alam indah, sudah pasti terpilih sebagai hotel terbaik.

Penilaian terhadap sepuluh hotel terbaik, diperoleh secara agregat dari berbagai penghargaan yang diberikan oleh Travel + Leisure's World's Best Hotel Awards, Conde Nast Traveler's Top 100 Hotels and Resorts, TripAdvisor's Top 25 Hotels in The World, dan The Fodor's 100 Hotel Awards.
      
Berikut kesepuluh hotel terbaik di dunia:

Jade Mountain St Lucia

Hotel ini memperoleh skor 1,38.

Panorama alam Soufrière nan indah bisa dilihat dari masing-masing 29 kamar yang terdapat dalam hotel ini. Rekomendasi atas Jade Mountain St Lucia adalah "perjalanan seumur hidup" yang bisa Anda nikmati hanya dengan 1.000 dollar AS atau Rp 10,2 juta per malam.Four Seasons Resort Hualalai 

Lokasi hotel ini di kawasan eksotik Kailua-Kona, Hawaii, Amerika Serikat. Pantas saja didapuk sebagai salah satu yang terbaik, sebab properti ini berada persis di tepi pantai yang memesona dengan pemandangan laut sempurna. Keindahan alam Hawaii yang eksotik dapat dinikmati dari seluruh 243 kamar yang tersedia.

Tarif hotel ini dimulai dari 825 dollar AS (Rp 8,4 juta). Lebih murah, tetapi mendapat skor lebih tinggi yakni 1,43 ketimbang Jade Mountain Hotel.

Four Seasons Hotel IstanbulMeskipun tidak seglamor pamor Turki di masa silam, Four Seasons Hotel ini merupakan hotel terbaik yang pernah hadir di negara ini. Pemandangannya menakjubkan dari Hagia Sophia, terlalu indah untuk diabaikan. Tarif kamar per malam mencapai 750 dollar AS (Rp 7,7 juta). Nilai untuk hotel ini adalah 1,44.Cape Grace

Siapa kira hotel bertarif 1.300 dollar AS (Rp 13,3 juta) ini berada di benua hitam Afrika Selatan, tepatnya di Cape Town. Cape Grace menawarkan panorama Table Mountain, suite mewah dan akses langsung menuju Cape Town. Oleh karena itu, skor yang diberikan kepada penginapan ini sebesar 1,46.

Singita Sabi Sand

Tak percuma nilai 1,51 diberikan kepada hotel yang berlokasi di Area Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan, ini. Betapa tidak, Singita menawarkan dua opsi pondokan yang menakjubkan bergaya tradisional pedesaan yakni pondok Boulder dan Ebony. Gajah mandi dan binatang koleksi Taman Nasional ini terlihat sangat jelas dari hotel bertarif 1.350 dollar AS (Rp 13,8 juta) per malam ini.
Sabi Sabi Private Game Reserve

Lagi, Afrika Selatan menyimpan berlian "berkarat" nyaris sempurna senilai 1,79. Selain Singita Sabi Sand, di lokasi yang sama juga terdapat hotel yang direkomendasikan sebagai properti terbaik. Sabi Sabi Private Game Reserve merupakan hotel bernuansa safari mewah. Untuk bermalam di sini, Anda harus mengeluarkan kocek sebanyak 1.700 dollar AS (Rp 17,4 juta).
Singita Kruger National ParkProperti mewah ini disebut-sebut sebagai tempat sempurna untuk tinggal sementara. Tersedia dua pondok Lebombo dan Sweni yang kental dengan nuansa tradisional Afrika. Selain pondok-pondok dengan privasi tinggi, hotel ini juga menawarkan permainan "drive" dua kali sehari. Pengelola mematok angka 1.700 dollar AS (Rp 17,4 juta) per malam.

Four Seasons Resort Bora Bora

Skor hotel ini 1.84. Lokasinya di Bora Bora, Polinesia, Perancis. Bungalow di atas airnya menggoda siapa saja yang melintasi kawasan ini. Cocok untuk pasangan yang ingin berbulan madu. Harga suite di bungalow tersebut 1.000 dollar AS (Rp 10,2 juta).
The Oberoi Udaivilas

Selain Afrika, negara yang selama ini tidak termasuk dalam radar "kemewahan" adalah India. Di sini ternyata terdapat hotel terbaik dunia dengan pencapaian paling konsisten. Hotel tersebut adalah Oberoi Udaivilas. Pelayanan yang ditawarkan, paripurna. Tamu dijemput dengan menggunakan perahu dan diantarkan ke suite pribadi yang telah mereka pilih. Di masing-masing suite terdapat kolam renang dan teras yang terjamin privasinya.

Anda yang tertarik bermalam di sini hanya perlu mengeluarkan biaya 525 dollar AS (Rp 5,3 juta). Skor untuk hotel ini 1,88.


The Lodge at Kauri Cliffs

Inilah hotel dengan penilaian tertinggi 1,9. Berada di North Island, Selandia Baru. The Lodge at Kauri Cliff merupakan retret yang berada di atas lahan pedesaan seluas 2,4 hektar. Resor ini dilengkapi lapangan golf, lapangan tenis, kolam renang, dan spa. Tarif per malam 1.200 dollar AS (Rp 12,3 juta).

09.38 | 0 komentar | Read More

Perkawinan Harmonis China dan Equador Terjadi di Restoran Ini...

Written By Unknown on Selasa, 13 Agustus 2013 | 09.37

www.designboom.com

Sesuai namanya, "Happy Panda Restaurant", tempat ini akan membuat pengunjungnya merasa bahagia.

www.designboom.com

Dengan hanya mengusung tema warna sederhana dan plafon hias, restoran seluas 200 meter persegi ini menggiring pengunjung ke nuansa khas Negeri Tirai Bambu. Uniknya, restoran ini tidak berada di China atau negara-negara lainnya di Asia, melainkan di Ekuador!

www.designboom.com

Para arsitek memadukan inspirasi Oriental mereka dengan teknologi setempat. Mereka menggunakan tripleks untuk menciptakan plafon unik, serta memberikan lukisan cantik di sekeliling restoran.

www.designboom.com

Bentuk plafon tersebut bergelombang, seperti di dalam sebuah kuil di China. Plafon tersebut tampak mengalir. Pengunjung tidak menyadari adanya perubahan ketinggian plafon yang cukup drastis.

www.designboom.com

Dapur "diangkat" dan disembunyikan ke level yang lebih tinggi, tepatnya di atas area layanan. Tujuannya, agar lebih banyak pengunjung dapat menyantap makanan di area makan. Selain itu, dengan cara ini, pengunjung pun tidak dapat menyaksikan kehebohan yang ada di dapur.
KOMPAS.com - Sesuai namanya, "Happy Panda Restaurant", tempat ini akan membuat pengunjungnya merasa bahagia. Tidak hanya karena cita rasa masakannya, namun juga karena para pengunjung dapat menyaksikan dekorasi unik bergaya tradisional China.

Dengan hanya mengusung tema warna sederhana dan plafon hias, restoran seluas 200 meter persegi ini menggiring pengunjung ke nuansa khas Negeri Tirai Bambu. Uniknya, restoran ini tidak berada di China atau negara-negara lainnya di Asia, melainkan di Ekuador!

Restoran ini berada di area pusat perbelanjaan San Francisco di Cumbaya, area Quito, Ekuador. Hou de Sousa merupakan perusahaan arsitektur yang menggarap dekorasi interior unik "Happy Panda Restaurant" tersebut. Para arsitek memadukan inspirasi Oriental mereka dengan teknologi setempat. Mereka menggunakan tripleks untuk menciptakan plafon unik, serta memberikan  lukisan cantik di sekeliling restoran.

"Tujuannya agar restoran tampak hangat, mengundang, terasa "ringan". LED digunakan sepanjang tepi langit-langit untuk secara visual melepaskan plafon dari dinding," ujar Hou de Sousa.

Bentuk plafon tersebut bergelombang, seperti di dalam sebuah kuil di China. Plafon tersebut tampak mengalir. Pengunjung tidak menyadari adanya perubahan ketinggian plafon yang cukup drastis. Plafon dengan ketinggian lebih pendek merupakan area pelayanan konsumen. Sementara itu, area berplafon lebih tinggi merupakan area menyantap makanan. Kedua area ini terpisah  oleh bar dan meja pelayanan.

Selain plafon, pengaturan tata letak restoran ini juga terbilang unik. Ada area layanan, area makan, dan dapur di area mezanin. Dapur "diangkat" dan disembunyikan ke level yang lebih tinggi, tepatnya di atas area layanan. Tujuannya, agar lebih banyak pengunjung dapat menyantap makanan di area makan. Selain itu, dengan cara ini, pengunjung pun tidak dapat menyaksikan kehebohan yang ada di dapur.

Para pengunjung juga dimanjakan lukisan di dinding restoran. Lukisan "Qingming Shanghe Tu" (Sepanjang Sungai Qingming, aslinya dibuat oleh Zhang Zeduan selama pemerintahan Dinasti Song, sekitar 900 tahun lalu) tersebut seolah membungkus restoran ini. Meski menggambarkan gedung-gedung tradisional China, namun pembuatan lukisan tersebut menggunakan teknik dan material lokal Ekuador. Sungguh perpaduan budaya yang menarik.

Pengaruh desain tradisional Cina juga hadir pada skala yang lebih kecil. Mereka memodifikasi pola gelombang, yang biasanya ditemukan pada tembikar berglasir Cina, ke dalam pengaturan titik-titik. Mereka juga memanfaatkan berbagai bahan dan teknik. Pola tersebut dapat ditemukan di pembatas antar meja mekan. Meja-meja makan, terutama yang menempel pada dinding, dibuat secara khusus agar tampak mengambang dari permukaan lantai.


09.37 | 0 komentar | Read More

Ikuti Trik Jitu agar Rumah Cepat Laku!

KOMPAS.com — Saat ini menjual rumah jauh lebih mudah dari lima hingga sepuluh tahun lalu. Anda hanya perlu memotret eksterior dan interior rumah, mengunggah, dan membiarkan calon pembeli rumah mengecek kondisi rumah Anda.

Namun, tanpa mengetahui trik yang tepat, rumah Anda bisa tampak tidak menarik di dalam foto. Menurut kontributor Houzz dan fotografer profesional, David Duncan Livingston, memotret interior rumah membutuhkan lebih banyak kontrol pada pencahayaan. Memilih waktu yang tepat, "mengisi" pencahayaan lewat peranti lunak Photoshop juga bisa Anda lakukan.

Berikut ini beberapa tips pencahayaan yang bisa Anda terapkan ketika memotret rumah:

Lembutkan pencahayaan

Fotografi pada dasarnya merupakan sebuah aksi melukis dengan menggunakan cahaya. Oleh karena itu, pencahayaan sangat penting dalam prosesnya. Kamera, sebagai alat bantu Anda, memiliki batasan berbeda dengan mata Anda dalam menangkap cahaya. Pastikan perbedaan antara area gelap dan area terang tidak terlalu ekstrem. Pencahayaan lembut bisa menghasilkan foto yang mampu menggambarkan interior rumah Anda dengan "seimbang".

Gunakan sinar matahari

Jika Anda bukan fotografer profesional, atau tidak memiliki perlengkapan yang memadai, cobalah menggunakan sinar matahari untuk menyinari interior rumah Anda. Hindari penggunaan flash yang tertanam pada kamera Anda. Flash tersebut umumnya tidak dapat diatur sesuai
dengan keinginan. Hasilnya pun belum tentu sesuai keinginan Anda.

Rencanakan waktu pemotretan

Cobalah memotret pada saat pagi atau sore hari. Sama seperti "waktu emas" dalam fotografi, sinar matahari di kedua waktu ini akan membantu Anda. Sinar matahari di kedua waktu ini tidak menyorot langsung. Sinar tersebut mampu menciptakan bayangan alami yang menambahkan "kehidupan" dalam foto Anda.

Hindari pula memotret langsung ke arah sinar matahari. Sebaiknya, biarkan sinar yang masuk lewat jendela rumah berada di sisi Anda. Manfaatkan gorden untuk mengontrol kekuatan sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan. Gorden juga melembutkan kekuatan sinar matahari.

Pastikan kekuatan cahaya konsisten

Anda tidak menginginkan adanya distorsi warna dalam foto. Untuk menghindari hal tersebut, pastikan cahaya menyinari ruangan Anda dengan seimbang. Anda bisa "mengisi" area-area yang butuh pencahayaan lebih dengan menggunakan flash eksternal. Atau, Anda juga bisa memantulkan cahaya matahari dengan menggunakan kertas putih atau lembaran aluminium foil.

Ganti lampu dalam rumah

Pencahayaan artifisial yang ada di rumah Anda juga memegang peranan penting. Warna yang berbeda mampu memberikan kesan berbeda pula. Misalnya, lampu fluorescent dapat  memberikan kesan dingin dengan warna kebiru-biruannya. Sementara itu, lampu tungsten dengan warna kekuning-kuningan justru memberikan kesan hangat. Manfaatkan lampu-lampu tersebut untuk memberikan kesan yang Anda inginkan.

Buat detail rumah Anda tampak

Jika Anda ingin menjual rumah yang memiliki fitur cantik dalam detailnya, maka Anda perlu menonjolkan detail tersebut. Gunakan f-stop di f/16 atau lebih tinggi ketika memotret interior rumah Anda. Angka f-stop menunjukkan "bukaan" (apertur) lensa kamera Anda. Semakin kecil
angkanya, semakin banyak cahaya dapat masuk dalam kamera Anda. Namun, semakin kecil angkanya, area fokus pun semakin terbatas.

Gunakan tripod

Seberapa pun Anda memercayai kekuatan tangan Anda, sebaiknya tetap menggunakan tripod. Tripod membuat Anda mampu menggunakan eksposur lebih lama ketika memasang apertur kecil ("bukaan" kecil, misalnya menggunakan f/16) tanpa membuat gambar yang Anda buat jadi "bergoyang".


09.37 | 0 komentar | Read More

Menebak Harga Sewa Kios Blok G Pasar Tanah Abang

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah 1.060 kios di Blok G Pasar Tanah Abang, siap menampung sekitar 968 pedagang kaki lima (PKL) yang direlokasi dari tempat usaha liar sebelumnya di Jl Kebon Jati. Secara bertahap pada dua pekan setelah Lebaran, mereka akan menempati kios-kios berukuran 2x2 meter persegi itu.

Meski belum dipatok secara resmi, namun besaran harga sewa yang tengah dikaji sekitar Rp 5 juta per bulan. Biaya sewa ini mencakup seluruh aspek, mulai dari kebersihan, keamanan, listrik, dan lainnya.

Menurut Marketing Associate ERA Indonesia, Endri Hermawan, harga sewa Rp 5 juta per bulan terbilang sangat kompetitif. Harga sewa yang berlaku di pasaran saat ini bisa lebih dari itu. Contohnya di Blok A dan Blok G yang pengelolaannya berada di tangan PT Priamanaya Internasional, kios ukuran 2x2 meter persegi saja disewakan kepada pihak ketiga senilai Rp 80 juta per tahun.

"Pasar Tanah Abang sampai saat ini merupakan pusat grosir terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara. Berbagai macam produk tekstil dan pakaian jadi dari berbagai daerah terkumpul di sini untuk didistribusikan kembali ke seluruh kota di Indonesia bahkan mancanegara. Jadi, tak heran bila banyak peminat yang ingin membuka usaha di sini," papar Endri kepada Kompas.com, Senin (12/8/2013).

Banyaknya peminat, lanjut Endri, tidak diimbangi dengan ketersediaan pasok kios yang memadai. Walhasil, harga sewa pun melonjak. Bahkan untuk kios-kios yang berada di titik strategis seperti dekat pintu utama atau eskalator di lantai dasar, harga sewanya bisa mencapai Rp 25 juta per bulan.

Sementara harga jual terendah ruko yang berada di sekitar Pasar Tanah Abang telah menembus angka Rp 5 miliar per unit. Ruko seharga ini terdapat di Jl Tanah Abang II, Jakarta Pusat. Menurut Endri, semakin dekat dengan Pasar Tanah Abang, harga ruko semakin tinggi. Bahkan bisa mencapai puluhan miliar rupiah untuk ruko berukuran 3 lantai.


09.37 | 0 komentar | Read More

Abu Dhabi Beli Gedung Shiba dengan Pinjaman Bank Jepang!

Written By Unknown on Senin, 12 Agustus 2013 | 09.37

TOKYO, KOMPAS.com - Kelompok investasi yang terdiri atas Abu Dhabi Investment Council dan lembaga pembiayaan yang dipimpin eks CEO AIG Hank Greenberg telah melakukan transaksi pembelian atas sebuah kompleks perkantoran, Shiba Park Building, di pusat kota Tokyo, Jepang. Nilai transaksi ini sebesar 1 miliar dollar AS (Rp 10,2 triliun).

Ini bukan "serangan" pertama yang dilakukan oleh kelompok Abu Dhabi. Tahun lalu ADIC bergabung dengan Goodman, pebisnis Australia, berinvestasi sekitar 1 miliar dollar AS (Rp 10,2 triliun) di gudang logistik di seluruh Jepang. Sebelumnya, pada tahun 2008 mereka membeli 90 persen saham Chrysler New York sebesar 800 juta dollar AS (Rp 8,2 triliun).

Siapa kumpulan yang dengan jeli merambah pasar properti Jepang ini? Ternyata, selain Abu Dhabi Investment Council, terlibat di dalamnya adalah Asia Pacific Land sebagai pemimpin kelompok, dan

Japan's Secured Capital Investment Management Co. and C.V. Starr & Co Inc - See more at: http://www.worldpropertychannel.com/asia-pacific-commercial-news/shiba-park-building-abenomics-tokyo-abu-dhabi-investment-council-hank-greenberg-7199.php#sthash.3P3CUis8.Aman Capital Investment Management Co dan CV Starr & Co Inc, yang dijalankan oleh Greenberg, miliarder mantan CEO American International Group Inc, sumber disebutkan namanya mengatakan kepada Reuters.

 Japan's Secured Capital Investment Management Co dan CV Starr & Co Inc yang dijalankan oleh Greenberg.

Para anggota kongsi ini diharuskan membayar sekitar 100 juta dollar AS (Rp 1,025 triliun). Cerdiknya para investor ini, mereka memanfaatkan fasilitas pinjaman dari Bank Mizuho, Shinsei Bank dan Commerz Japan Real Estate Finance Corp, sebuah unit pinjaman properti Commerzbank untuk membayar sisa pembelian.


Menurut Reuters, pembelian atas Shiba Park Building, yang lokasinya berdekatan dengan Tokyo Tower, merupakan transaksi properti terbesar di Jepang sejak Februari dan "investasi properti terbesar termasuk investor asing sejak krisis keuangan global 2008-09".

Kesepakatan itu dipandang sebagai sinyalemen kebangkitan properti Jepang, karena investor bertaruh bahwa kebijakan ekonomi Perdana Menteri Shinzo Abe akan mengembalikan kepercayaan pasar.

Bangunan 31 tahun, setinggi 14 lantai ini dijuluki "Gunkan" atau "Kapal Perang". Luasnya lebih dari 102.000 meter persegi, 83.000 meter persegi di antaranya untuk disewakan.



09.37 | 0 komentar | Read More

Pasar Properti Kuwait Solid!

KOMPAS.com - Anda punya keinginan membiakkan uang di sektor properti? Cobalah Pasar Kuwait. Negara di Jazirah Arab ini baru saja mencatat penjualan properti selama Juni 2013 senilai 1,18 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 12,1 triliun. Angka ini meningkat 27 persen secara year on year atau lebih tinggi ketimbang Juni 2012.Menurut National Bank of Kuwait, pertumbuhan penjualan yang solid terjadi di tiga segmen utama; investasi, perumahan dan komersial. Penjualan sektor perumahan pada Juni mencapai 166 juta dinar Kuwait (Rp 5,9 triliun). Meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Mirip dengan transaksi pada Mei ketika kenaikan terbukukan karena tumbuhnya permintaan.

Meski demikian, jika dihitung secara kumulatif selama satu semester, nilai penjualan tersebut sedikit menurun yakni 3 persen ketimbang semester pertama 2012, menjadi 904 juta dinar Kuwait (Rp 32,5 triliun).

Penurunan yang relatif cukup besar dalam jumlah transaksi pada semester pertama sebagian besar ditutupi dengan peningkatan rerata transaksi untuk rumah kedua dan kacling tanah. Sementara sektor investasi menorehkan 124 juta dinar Kuwait (Rp 4,4 triliun) selama Juni ini atau tumbuh 9 persen. Hal ini berkontribusi terhadap total penjualan semester pertama sebesar 655 juta dinar Kuwait (Rp 23,5 triliun).

Sektor komersial mencetak penjualan yang solid yakni 48 juta dinar Kuwait (Rp 1,7 triliun). Jumlah ini meningkat 9 persen.

Total penjualan untuk sektor ini selama 6 bulan pertama tahun ini mencapai 216 juta dinar Kuwait (Rp 7,7 triliun). Jauh lebih tinggi dibanding pencapaian tahun lalu sebesar 102 juta dinar Kuwait (Rp 3,6 triliun).

Sektor komersial mengalami kebangkitan akibat intervensi yang dilakukan oleh Kuwait Investment Authority (KIA) yang menyuntikkan likuiditas ke pasar komersial.


Meskipun tingkat keterlibatan KIA sulit untuk diukur, tampaknya sektor komersial memiliki prospek sangat cerah, melebihi tingkat penjualan pada saat sebelum krisis.Selain ditopang tiga unsur tadi, menariknya pasar properti Kuwait juga didukung oleh jumlah tabungan dan kredit bank berupa pinjaman untuk perumahan (The Savings and Credit Bank/SCB) yang disalurkan. Pada Juni lalu kredit bank yang disalurkan mencapai 11 juta dinar Kuwait (Rp 396 miliar), sementara jumlah pengajuan yang menunggu disetujui sebesar 33 juta dinar Kuwait (Rp 1,1 triliun). Jumlah KPR tersebut berasal dari 662 aplikasi.

Selama enam bulan pertama SCB menyetujui sebanyak 3.170 aplikasi kredit dengan total nilai 181 juta dinar Kuwait (Rp 6,5 triliun).

Angka-angka ini hampir dua kali lipat dari jumlah kredit yang disetujui selama periode yang sama tahun lalu.
09.37 | 0 komentar | Read More

Inilah, Sembilan Ruang Tunggu Bandara Paling Mewah

Bloomberg

Delta Sky Lounge di Bandara JFK, AS.

Bloomberg

Qatar Airways Premium Lounge di Bandara Heathrow, Inggris

Bloomberg

Singapore Airlines Krisflyer Gold Lounge di Bandara Changi, Singapura.

Bloomberg

British Airways Concorde Room di Bandara Heathrow, Inggris.

Bloomberg

Air France UM Transit Lounge di Bandara Chardles de Gaulle, Perancis.

Bloomberg

Virgin Atlantic JFK Clubhouse di Bandara John F Kenndey, AS

Bloomberg

Finnair Lounge di Bandara Vantaa, Finlandia.

Bloomberg

Star Alliance Lounge di Bandara Los Angeles, AS.

Bloomberg

Qantas First Lounge di Bandara Sydney, Australia.

09.37 | 0 komentar | Read More

Calon Penghuni Apartemen Ini Harus Naik Tangga ke Lantai 47!

Written By Unknown on Minggu, 11 Agustus 2013 | 09.37

MADRID, KOMPAS.com - Koran nasional Spanyol, El Pais, melaporkan bahwa bakal penghuni salah satu residensial tertinggi di Eropa harus mencapai unitnya melalui anak tangga. Pasalnya, elevator gedung ini tidak mencapai lantai tertinggi. Elevator hanya berfungsi dari lantai dasar hingga lantai 20.

Padahal, menurut surat kabar tersebut, seperti dikutip dalam Dezeen, menara apartemen  bernama Intempo di Benidorm, Alicante, ini memiliki ketinggian mencapai 200 meter atau 47 lantai. Bayangkan bila penghuni di lantai 47 harus menaikinya dengan anak tangga!

Mengapa ini bisa terjadi? Ternyata, hal konyol untuk tidak disebut "malpraktek" konstruksi telah terjadi di apartemen ini.

Begini cerita lengkapnya; bangunan ini dirancang oleh arsitek-arsitek asal Spanyol di bawah pengawasan Roberto Perez Guerras. Ketika bangunan ini pertama kali diluncurkan pada 2008, para arsitek menyatakan dalam situs resminya bahwa bangunan tersebut merupakan "simbol filosofi arsitektur baru". Bangunan ini memberikan kenyamanan, serta standar desain dan keanggunan bagi arsitektur di masa depan dan kota Benidorm.

Bangunan tersebut mencakup dua menara simetris yang digabung dengan satu struktur berbentuk kerucut. Awalnya, para arsitek sudah mencanangkan hanya akan membangun gedung dengan 20 lantai. Namun, pengembang kemudian memutuskan untuk meninggikan menara menjadi 47 lantai. Hasilnya, daya tampung menara ini bertambah menjadi 269 hunian tapi kurang terencana. Daily Mail melaporkan, hanya 35 persen dari 269 unit yang akhirnya terjual.

Pembangunan apartemen ini pun berubah menjadi blunder. Baik para arsitek maupun pengembang tidak memasukkan ruang bagi elevator pada ruang lantai-lantai tambahan. Sang  arsitek dan kontraktor bangunan hanya memberikan ruang bagi elevator untuk 20 lantai. Sementara 27 lantai tambahan tidak dihiraukan. Selain "absen"-nya elevator, sebenarnya pembangunan gedung ini sudah mengalami begitu banyak masalah.

Pada tahun 2009, perusahaan konstruksi yang terlibat dalam proyek ini terkena likuidasi.   Kemudian, pada 2011 sebuah elevator jatuh dan melukai 13 pekerja yang terjebak di dalamnya. Naas, ambulans yang seharusnya bergerak cepat menyelamatkan para korban kala itu tidak mampu mencapai lokasi. Alasannya, tidak ada jalur evakuasi. Jalur evakuasi sudah dihilangkan untuk menekan biaya!

Para arsitek akhirnya mengundurkan diri dari proyek ini. Tepatnya, pada saat pembangunan delapan lantai terakhir yang akan menyambungkan kedua menara. Delapan lantai tersebut semula akan dijadikan taman dan kolam renang.

The Intempo Tower rencananya rampung pada Desember 2013 mendatang. Belum jelas bagaimana jalan keluar dari "hilangnya" elevator maupun hengkangnya pihak yang bertanggungjawab.

Yang pasti, di tengah berbagai kesulitan, termasuk finansial, bangunan tersebut kini diambil alih oleh Sociedad de Gestión de Activos de la Reestructuración Bancaria. Bank tersebut merupakan pihak yang biasa ditunjuk untuk mengonsolidasi aset "sakit".


09.37 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger